Gardanews.my.id, ahad,2/5/21. Ida Adhiah dari Fahmina Institut Cirebon, penggagas sekolah damai indonesia
Gardanews.my.id, Dalam rangka hari pendidikan nasional peace leader, lazuardi dan gardanews.my.id menggelar webinar ngopeace.
Webinar dengan media zoom ini dilaksanakan pada hari minggu, 02/05/2021, mulai pukul 14-16.00. dan webinar ini juga disiarkan secara live di youtube dengan channel peaceLeader
Adapun dalam tema ini, webinar diisi oleh tiga nara sumber yang berbeda. Di antaranya Ida Adhiah dari Fahmina Institut Cirebon, Abdul Hakim, Peace Leader Depok-SMP Lazuardi Al-falah Depok dan Isa Oktaviani penggiat perdamaian dari untan banjarmasin. Bertindak sebagai Host: Machsunah Munawaroh.
host : machsunah munawaroh memandu webinar bertajuk pendidikan perdamaian dan karakter kerjabreng peaceleader-lazuardi-gardanews.my.id
SIMAK JUGA :
Nasum permbuka, Ida adhiah mengawali dengan kegiatannya di KAMAN(Sekolah Cinta Perdamaian), disitu ia membuka ruang dialog baru untuk penyemaian bibit generasi muda yang cinta perdamaian. Di situ juga ia menjelaskan tentang metode pendidikan, bagaimana konsep ketuhanan dalam pendidikan perdamaian yang terlihat masih rancu dalam penerapannya.
"Itulah gunanya ruang dialog untuk antar guru-siswa,"ujarnya mengklarifikasi pertanyaan siswa.
"Kita harus mengontrol agar tidak ada kerancuan penyampaian konsep ketuhanan agama lain," "Serta bagaimana metode mendidik untuk yang beda agama." Ungkapnya. Yaitu terjun langsung. Menjelaskan pd siswa. Menepis pertanyaan negatif. Metode pendekatan saman, metode pendekatan orang dewasa juga mesti diajarkan terhadap siswa, fasilitator lebih banyak menuntut. Seperti ada permainan yang mengarah pada modul." Ia mencontohkan. Tidak memposisikan diri sebagai sentral perhatian yang mendikte, tapi seorang guru berfungsi sebagai mentor yang memfasilitasi ruang belajar siswa aktif tadi." Pungkasnya.
Senada dengan ka Ida Adhiah, Kang Hakim dari Peace Leader Depok menekankan metode pembelajaran berorientasi toleransi dan keberagaman dengan membeberkan fakta fakta pembelajaran di Lazuardi Depok, yaitu 20 Nilai Pendidikan Multikultural pembentukan karakter.
Di sisi Lain Isa Oktaviani pemateri dari untan university, sebagai penutup mengafirmasi kegiatan toleransi dan keberagaman sebagai sesuatu keniscayaan dalam ranah pendidikan karakter building.
Di akhir episode beliau juga menawarkan ruang berekspresi di web kabardamai.id yang langsung disambut baik juga oleh tawaran dari Alwi Sahlan peserta yang juga merupakan jurnalis gardanews.my.id agar para pendidik dan edukator turut berkontribusi mewarnai peran perdamaian di dunia maya dengan konten konten yang mendidik dan sesuai dengan visi misi pendidikan perdamaian dan penguatan karakter.
Pewarta : #alwi sahlan