Ticker

6/recent/ticker-posts

Khilafah Historis Vs Khilafah Utopis

Jakarta, gardanews.my.id – Pemutaran perdana film dokumenter Jejak Khilafah di Nusantara (JKDN), bagi Kang Alwi Sahlan, Pimpinan MT Online, Haqqo Tilawah Pancoran, Jaksel memiliki makna tersendiri.
"Jangan main main dengan sistem khilafah! Jangan berspekulasi, jangan bereksperimen di negara pancasila ini. 
Khilafah yang asli hanya bisa tegak di bawah kendali orang orang 'setengah dewa'  #ust Alwi Sahlan

Ustadz pengajar di sejumlah lembaga pendidikan dan pengasuh  beberapa majlis-media kajian online dan aktivis civil society ini, merasa ada yang menyimpang dan perlu di luruskan  dalam konten film JKDN ini. 

“Merasakan ada manipulasi dengan memanfaatkan ghiroh atau semangat kesantrian kaum muslimin secara umum. Kami mewanti wanti agar tidak terpengaruh dengan ajakan propaganda di film tsb, karena memang sekilas seakan akan benar. Namun pada hakikatnya mereka HTI sedang memasang perangkap disintegrasi bangsa dengan cara mendistorsi sejarah!" 
"Tidak ada itu jejak khilafah di indonesia. Adanya sistem daulah, monarki, kerajaan, kesultanan model bani umayah, bani abasiyah. Bani umayah, abasiyah itu daulah atau monarki bukan sistem khilafah!" Ujarnya seraya mengutip pendapat sejarahwan Azyumardi Azra.

Lebih lanjut beliau menyampaikan, “Kenapa saya bilang ini mendistorsi sejarah dan tidak ada jejak khilafah?”, 
"Sebab Khilafah Historis yaitu Khilafah Rasyidin sudah berlalu 14 abad silam. Yaitu cuma 4 periode kepemimpinan Khalifah pengganti nabi, dan tidak pernah terulang kembali karena tergusur oleh khilafah abal abal versi monarki atau daulah atau kesultanan..!  Bahkan pada 10 muharam oknum khilafah palsu ini mengorbankan cucunda nabi saw sebagai tumbal bagi siapa saja yang menolak khilafah kw tersebut." Bagaimana anda mengharap syafaat kakeknya..?" tegas beliau. 

BACA JUGA :  



Terakhir, Ustadz Alwi Sahlan mengajak kaum muslimin untuk bersama-sama berjuang menolak khilafah palsu ala hti, karna sangat bias dan distorsif."

“Jangan main main dengan sistem khilafah!  Jangan berspekulasi, jangan bereksperimen di negara pancasila ini. Artinya sistem ini adalah sistem yang perfek dan hanya bisa diampu oleh pribadi yang perfek pula." Ujarnya. 
"Khilafah yang asli hanya bisa berdiri di bawah kendali orang orang 'setengah dewa' seperti para khulafa'u rasyidin."
 Mereka adalah para negarawan dan ahli hikmah kebijaksanaan langsung di bawah asuhan baginda rasulullah saw." Bukan orang orang yang haus kekuasaan dan mengutamakan kepentingan pribadi dan golongan atau orang orang yang ga jelas ujung pangkalnya. Mereka adalah orang orang yang punya legitimasi kuat, diakui secara keilmuan dan kewara'an oleh jumhur mayoritas kaum muslimin." Tutupnya.